Selasa, 10 November 2015

100 Anak Yatim se-Jawa Barat Gembira Ikuti Jambore


BANDUNG – Sebanyak 100 anak yatim mengikuti “Jambore Anak Yatim” se-Jawa Barat yang diadakan Lembaga Kemanusiaan Nasional PKPU Cabang Bandung, bertempat di Area Wahana Kampung Bamboo, Kecamatan Cimenyan, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Sabtu 7 November 2015 hingga Minggu 8 November 2015. Mereka semua merupakan perwakilan dari wilayah Jawa Barat, diantaranya Kota dan Kabupaten Bandung, Cimahi, Subang dan Kabupaten Karawang.

Surisman Thoyib selaku Kepala Cabang PKPU Bandung mengatakan bahwa tujuan dari acara ini adalah ingin memberikan kebahagiaan kepada anak-anak yatim di momen bulan Muharram 1437 H.

“Tujuan diadakannya Jambore anak yatim ini, pertama memberikan kebahagiaan kepada anak-anak yatim, khususnya di Jawa Barat, pada momen bulan Muharram. Kedua, memberikan pelajaran berupa permainan miniatur kehidupan, seperti nilai-nilai kedisiplinan, kejujuran dan juga kerjasama atau teamwork,” kata Surisman.

Surisman berharap setelah acara ini para peserta memiliki harapan hidup, tujuan hidup yang jelas, mampu meraih mimpi dan mewujudkan cita-cita yang lebih baik lagi. "Semangat mengejar impian itu karena memiliki harapan," ungkap Surisman.

Semoga lewat kegiatan petualangan alam, dapat memberikan pengaruh untuk membentuk mental, sikap, emosi dan jiwa kooperatif peserta. “Karena anak yang terbiasa dengan pendidikan alam berbasis petualangan akan lebih mandiri, tangguh dan siap menghadapi permasalahan kehidupan,” pungkas Surisman.

Jambore yang diadakan selama dua hari ini, selain diisi oleh trainer muda yang sangat inspiratif, juga disertai permainan edukatif dan outbound. Harapannya, kata Surisman, setelah acara ini para peserta yang seluruhnya yatim ini memiliki harapan hidup, tujuan hidup yang jelas, mampu meraih mimpi dan cita-cita yang lebih baik lagi.

Dinar Hadiswara selaku Ketua pelaksana “Jambore Anak Yatim” se-Jawa Barat yang juga mahasiswi Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati (UIN SGD) Bandung Jurusan Pendidikan Kimia 2012, merasa sangat bangga bisa menyelenggarakan acara tersebut. “Suatu kebanggaan tersendiri kami bisa terjun langsung membantu anak-anak yatim. Ini bisa menjadi bekal ketika terjun di masyarakat nanti,” ujar Dinar saat acara Jambore.

Hal senada juga disampaikan Indira Sanjaningtyas atau Dira, mahasiswi Jurusan Perpustakaan Universitas Padjajaran (UNPAD) angkatan 2012. “Kesannya sangat luar biasa. Tidak ada kata lain. Walaupun sudah terbiasa menghadapi anak-anak, tapi ini sampai 100 anak dan semangat mereka yang luar biasa dan berlatar belakang sebagai yatim. Kalau melihat anak-anak yatim itu jadi merasa saya, seperti adik sendiri,” ucapnya.

Seluruh peserta terlihat ceria dan penuh semangat mengikuti kegiatan jambore ini. Sejenak mereka melupakan kegiatan keseharian mereka, menikmati kebahagiaan dan pengalaman yang belum pernah mereka rasakan sebelumnya.

Sri Shanti Zulaikha, 13 tahun, pelajar SMPIT Lampu Iman Karawang merasakan kebahagiaan karena ia berkesempatan mengikuti kegiatan jambore. “Seru, bagus, memberi inisiatif yang sangat besar. Manfaatnya bisa belajar mandiri, disiplin, kompak selalu. Kalau bisa anak-anak yatim yang lain bisa ikut acara ini juga,” ujarnya penuh tawa.

Sementara, Mahdaranti, 12 tahun, pelajar kelas 6 MI Ats Tsaqofah Pacet, Kabupaten Bandung juga merasakan kebahagiaan bisa mengikuti kegiatan jamboree bersama ini. “Alhamdulillah saya bisa ikut jambore bersama anak-anak yatim se-Jawa Barat. Rasanya senang, bahagia dan penuh semangat. Terima kasih PKPU dan donatur,” tuturnya penuh semangat.

Menariknya dari kegiatan “Jambore Anak Yatim” se-Jawa Barat ini adalah banyaknya permainan (game) edukasi yang diikuti anak-anak yatim ini, seperti wall climbing, army zone, simulasi banjir, high rope, flying fox, water bridge, balapan rakit dan lomba menangkap ikan. Acara jambore anak yatim se-Jawa Barat ini pun ditutup dengan pemilihan pemenang lomba, penyerahan hadiah, serta pembagian doorprize. (FKA)





Faris Kasyfi Aziz

About Faris Kasyfi Aziz

FARIS KASYFI AZIZ | Mahasiswa FidKom - Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) Semester 3 di UIN SGD Bandung | Tinggal di Jatiasih Kota Bekasi, Jawa Barat.

Subscribe to this Blog via Email :

1 komentar:

Write komentar